Kolonel Muammar Khadafi telah tewas pada 20 Oktober lalu. Itu menandai berakhirnya kekuasaan pemimpin Libya itu selama lebih dari empat dekade. Selama menjadi pemimpin Libya, Khadafi menjadi figur yang seringkali dianggap aneh. Dari penampilan fisik sampai sistem politik yang diterapkannya di Libya, dia beda dengan pemimpin dunia lainnya. Bila kebanyakan negara menerapkan sistem demokrasi, maka Khadafi menentang demokrasi liberal yang dikatakannya tidak adil dan tidak mencerminkan kehendak rakyat.
M Hamdan Basyar
Peneliti Utama pada Pusat Penelitian Politik LIPI
0 komentar:
Poskan Komentar